July 18, 2024

Digtif – Fintech: Finance Technology

Informasi Layanan Keuangan dan Teknologi

July 17, 2024 admin

Mengenal Apa Itu Inklusi Keuangan

Mengenal Apa Itu Inklusi Keuangan

https://digtif.com/ – Sudah pernah mendengar istilah inklusi keuangan? Sejak tahun 2016, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan lembaga atau kementerian jasa keuangan menetapkan bulan Oktober sebagai Bulan Inklusi Keuangan (BIK). Bahkan sebelum tahun 2016, istilah inklusi keuangan telah sering dibicarakan di dunia keuangan.

Apa itu Inklusi Keuangan?

Menurut peraturan yang diterbitkan oleh OJK No. 76/POJK.07/2016, inklusi keuangan adalah ketersediaan akses terhadap berbagai lembaga, produk, dan layanan jasa keuangan formal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan mereka. Peningkatan akses ini juga didukung oleh pemahaman masyarakat tentang sistem, produk, dan jasa keuangan serta ketersediaan layanan keuangan formal. Akses tersebut harus mempertimbangkan beberapa faktor: biaya terjangkau, efektivitas dan efisiensi, serta kualitas.

Indikator Inklusi Keuangan

Berdasarkan Global Financial Inclusion Index, indikator inklusi keuangan meliputi jumlah kepemilikan rekening per populasi, jumlah penggunaan rekening untuk menabung, dan aktivitas transaksi dalam setahun terakhir, seperti penarikan uang, transfer, dan pinjaman dana (https://biganimal.xyz/).

Tujuan Inklusi Keuangan

Tujuan dari program inklusi keuangan adalah untuk mengurangi kesenjangan akses layanan keuangan antara masyarakat yang belum memiliki rekening bank (unbanked society) dengan yang telah memiliki akses ke layanan bank. Peningkatan sistem keuangan yang inklusif diharapkan dapat mengurangi kesenjangan tersebut, memungkinkan lebih banyak masyarakat menikmati akses layanan keuangan formal secara aman dan terjangkau. Inklusi keuangan tidak hanya mencakup kepemilikan tabungan formal, tetapi juga akses ke produk dan layanan keuangan lainnya, seperti asuransi, dana pensiun, dan investasi.

Beberapa alasan mengapa masyarakat belum mendapatkan akses terhadap jasa, produk, atau layanan keuangan formal antara lain:

  • Price Barrier (keterbatasan biaya)
  • Information Barrier (keterbatasan informasi)
  • Design Product Barrier (produk atau layanan tidak sesuai dengan kebutuhan)
  • Channel Barrier (sarana yang tidak sesuai)

Manfaat Inklusi Keuangan

Inklusi keuangan melibatkan pemerintah sebagai regulator utama, pihak swasta, dan masyarakat sebagai konsumen jasa keuangan. Manfaat dari inklusi keuangan meliputi:

  • Terciptanya efisiensi ekonomi.
  • Terbangunnya stabilitas sistem keuangan.
  • Tersedianya potensi pasar baru bagi perbankan.
  • Terjadinya pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional yang berkelanjutan.
  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan.

Contoh Program Inklusi Keuangan

Sejalan dengan program inklusi keuangan, beberapa program yang telah dilakukan oleh BCA antara lain:

  • Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) BCA
  • Tahapan Berjangka SiMuda BCA
  • Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA
  • Bangga Lokal

BCA juga mendukung kemudahan akses terhadap layanan perbankan dengan menyediakan layanan pembukaan tabungan secara online dan berbagai fasilitas e-Banking untuk mempermudah transaksi dari mana pun dan kapan pun.

Share: Facebook Twitter Linkedin
July 16, 2024 admin

Manajemen Keuangan: Pengertian, Tips, Fungsi, dan Prinsip

Manajemen Keuangan: Pengertian, Tips, Fungsi, dan Prinsip

https://digtif.com/ – Memahami dan menguasai manajemen keuangan bukan hanya kunci sukses dalam menjalankan bisnis, tetapi juga sangat vital dalam kehidupan pribadi kita. Dalam dunia yang penuh ketidakpastian ini, kemampuan untuk mengatur keuangan dengan bijak dapat menentukan kestabilan finansial Anda di masa depan. Tidak peduli apakah Anda seorang pelaku bisnis yang tengah memperluas usaha, seorang profesional muda yang ingin memaksimalkan potensi penghasilan, atau bahkan seorang mahasiswa yang berusaha mengatur uang saku—prinsip-prinsip manajemen keuangan adalah fondasi yang kokoh untuk membangun masa depan yang lebih cerah dan terjamin.

Pengertian

Manajemen keuangan adalah seni dan ilmu dalam mengelola dana, baik untuk individu, bisnis, atau organisasi. Proses ini melibatkan berbagai kegiatan penting, seperti perencanaan, pengalokasian dana, pengendalian, dan evaluasi keuangan untuk mencapai tujuan finansial secara efektif dan efisien. Ini bukan sekadar menjaga agar angka-angka di buku besar tetap seimbang, tetapi juga tentang memaksimalkan setiap sen yang diperoleh, diinvestasikan, atau dibelanjakan.

Dengan kemajuan teknologi dan perubahan dinamika pasar yang terus-menerus, manajemen keuangan modern telah berkembang menjadi lebih dari sekadar angka. Kini, ia melibatkan analisis mendalam, prediksi, dan strategi yang tidak hanya mengamankan aset saat ini tetapi juga memastikan pertumbuhan jangka panjang. Dari merencanakan anggaran rumah tangga hingga mengelola aset miliaran dolar perusahaan multinasional, prinsip manajemen keuangan tetap sama: mendapatkan, menggunakan, dan mengelola keuangan dengan cara yang cerdas dan produktif.

Pentingnya manajemen keuangan terlihat jelas ketika kita menghadapi krisis keuangan atau berusaha mencapai tujuan finansial yang ambisius. Tanpa dasar yang kuat dalam manajemen keuangan, bahkan kapal terbesar sekalipun bisa tenggelam dalam badai ekonomi. Oleh karena itu, memahami dan menerapkan prinsip-prinsip manajemen keuangan bukan hanya pilihan, melainkan keharusan bagi siapa pun yang ingin berlayar lancar menuju masa depan finansial yang aman dan sejahtera.

Manajemen Keuangan Taktis dan Strategis

Dalam perjalanan mengelola keuangan, kita akan bertemu dengan dua konsep penting: Manajemen Keuangan Taktis dan Strategis. Keduanya seperti dua pedang yang harus diayunkan bersamaan untuk mencapai keseimbangan yang sempurna dalam mengelola keuangan.

Manajemen Keuangan Taktis mencakup langkah-langkah operasional dan harian yang diambil untuk memastikan kelancaran aliran kas dan efisiensi pengeluaran. Ini melibatkan pengelolaan kas, pengendalian biaya, dan pelaporan keuangan secara rutin.

Manajemen Keuangan Strategis, di sisi lain, berfokus pada rencana jangka panjang dan tujuan utama keuangan. Ini mencakup perencanaan investasi, pengelolaan portofolio, dan strategi pertumbuhan aset yang berkelanjutan.

Kombinasi keduanya membantu mencapai stabilitas keuangan jangka pendek sekaligus mempersiapkan fondasi untuk kesuksesan finansial jangka panjang.

Dengan pemahaman ini, apakah Anda siap untuk mengambil kendali penuh atas keuangan Anda dan melihat bagaimana prinsip-prinsip manajemen keuangan dapat secara dramatis mengubah kehidupan Anda? Mari kita lanjutkan eksplorasi ini bersama-sama!

Share: Facebook Twitter Linkedin
July 15, 2024 admin

Laporan Keuangan Sederhana – Cara Membuat dan Contohnya

Laporan Keuangan Sederhana – Cara Membuat dan Contohnya

https://digtif.com/ – Laporan keuangan adalah salah satu unsur pelaporan penting yang tidak dapat diabaikan dalam sebuah bisnis. Baik perusahaan besar maupun kecil dan menengah membutuhkannya. Berikut ini cara membuat laporan keuangan sederhana beserta contohnya.

Pengertian Laporan Keuangan Sederhana

Setiap perusahaan memiliki stakeholder dengan kepentingan masing-masing, seperti modal, gaji, dan distribusi dana. Oleh karena itu, perusahaan perlu membuat laporan keuangan secara berkala, minimal satu tahun sekali.

Laporan keuangan adalah produk utama yang dihasilkan oleh divisi finansial perusahaan. Dalam laporan keuangan yang ideal, ada lima komponen penting dalam struktur modal (capital structure), yaitu:

  1. Laporan Laba/Rugi
  2. Laporan Perubahan Ekuitas
  3. Laporan Neraca
  4. Laporan Arus Kas
  5. Catatan Atas Laporan Keuangan

Kelimanya tidak dapat dipisahkan dan harus disajikan secara berurutan dalam sebuah laporan keuangan.

Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana

Berikut adalah beberapa tahapan dalam membuat laporan keuangan sederhana:

Konsisten Buat Buku Catatan Pengeluaran dan Pemasukan

Laporan keuangan tidak bisa dibuat secara tiba-tiba tanpa data yang valid. Oleh karena itu, sejak awal transaksi sebaiknya Anda sudah mengisi buku catatan pengeluaran (kredit) dan pemasukan (debit). Sekecil apapun pengeluaran/pemasukan kas, jangan lupa memasukkannya ke dalam buku kas utama.

Siapkan Data dari Buku Kas Utama

Untuk membuat laporan keuangan sederhana, Anda memerlukan data pengeluaran dan pemasukan dari buku kas utama. Siapkan semua data tersebut lalu sesuaikan dengan kebutuhan laporan. Misalnya, jika perusahaan ingin membuat laporan kuartal hingga 30 April, maka Anda perlu mengumpulkan data kas utama dari bulan Januari hingga April.

Siapkan Data dari Buku Stok Barang

Langkah berikutnya adalah menghitung sisa stok barang. Jika perusahaan Anda bergerak di bidang manufaktur, Anda juga harus menghitung stok barang yang masih ada di gudang. Ada dua cara menghitung stok barang, yaitu metode First-In-First-Out (FIFO) dan Last-In-First-Out (LIFO).

Apabila perusahaan menggunakan metode FIFO, maka sisa stok dihitung dengan Harga Pokok Penjualan (HPP) sesuai saat stok tersebut diproduksi. Jika menggunakan metode LIFO, maka sisa stok dihitung sesuai HPP terakhir di periode pelaporan.

Persiapkan Juga Data Inventaris Barang Perusahaan

Selain stok barang, data depresiasi inventaris perusahaan juga perlu dicantumkan dalam laporan keuangan. Setiap kerusakan atau pembelian baru inventaris harus dimasukkan ke laporan keuangan.

Olah Data Dalam Laporan Keuangan

Langkah terakhir adalah mengolah seluruh data secara berurutan. Penyusunan laporan harus dilakukan oleh seseorang yang paham betul dengan keluar masuknya kas perusahaan. Tidak boleh ada data yang invalid, tidak lengkap, atau hasil manipulasi.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda bisa membuat laporan keuangan sederhana yang akurat dan berguna bagi perusahaan Anda.

Share: Facebook Twitter Linkedin
July 14, 2024 admin

Pemkab Abdya Terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI

Penyaluran Dana Tercepat, Pemkab Abdya Terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI

https://digtif.com/ – Kementerian Keuangan RI memberikan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) atas penyelesaian penyaluran dana tercepat tingkat wilayah kerja KPPN Tapaktuan untuk tahun anggaran 2023, serta kinerja pengelolaan DAK fisik terbaik.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Kanwil DJPB Provinsi Aceh, Izharul Haq, kepada Pj Bupati Abdya, H Darmansah SPd, MM, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda), H Salman Alfarisi ST, di ruang Oproom Setdakab Aceh Barat Daya (Abdya), Senin (8/7/2024).

Acara penyerahan piagam penghargaan tersebut juga dihadiri oleh Asisten I Setdakab, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) https://biganimal.xyz/ Abdya, Kepala Bappeda, dan Kasubbag Keuangan Setdakab Abdya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Abdya, Fakhruddin, SSos., M.Si, menjelaskan bahwa piagam dari Kemenkeu RI ini diberikan karena pelaksanaan anggaran yang tepat waktu dan disiplin. Selain itu, laporan penggunaan anggaran sesuai dengan ketentuan yang dilaporkan kepada Kemenkeu melalui KPPN Tapaktuan.

Penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Abdya dalam mengelola anggaran secara efisien dan transparan, yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Fakhruddin menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Abdya.

Sekretaris Daerah, H Salman Alfarisi ST, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Abdya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang, guna memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (*)

Share: Facebook Twitter Linkedin
July 10, 2024 admin

Cara Main Crypto Paling Basic

Cara Main Crypto Paling Basic

Siapkan Hanya ‘Uang Dingin’

https://digtif.com/ – Uang dingin adalah uang yang tidak Anda gunakan dalam waktu dekat dan bukan merupakan aset utama Anda. Investasi crypto cukup berisiko dan sering kali menyebabkan kerugian. Jika Anda yakin ingin mencoba trading crypto, siapkan budget khusus yang siap untuk merugi.

Pelajari Aset Crypto yang Dipilih

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memahami aset crypto yang beredar di pasaran. Nama-nama aset crypto yang cukup dikenal di pasar adalah Solana, Ethereum, Bitcoin, Shiba Inu, dan Dogecoin.

Pilih Exchange yang Tepat

Sebagai pemula, memilih exchange yang tepat sangat penting untuk transaksi yang aman dan efisien. Pertimbangkan keamanan, layanan pelanggan, dan biaya transaksi saat memilih exchange. Pastikan marketplace yang Anda gunakan memiliki izin yang jelas.

Daftar dan Buka Akun

Unduh aplikasi crypto dari App Store atau Play Store. Beberapa aplikasi yang bisa dipertimbangkan adalah Tokocrypto, Indodax, Bybit, atau Binance. Pastikan Anda mengunduh aplikasi resmi untuk menghindari penipuan.

Verifikasi Data

Setelah mendaftar, Anda perlu melakukan verifikasi data dengan mengunggah foto KTP dan selfie sambil memegang KTP dilansir dari https://biganimal.xyz/. Proses ini biasanya tidak memakan waktu lebih dari 12 jam jika data yang dimasukkan valid.

Setor Deposit

Setelah akun terverifikasi, Anda perlu menyetor sejumlah dana ke rekening Anda. Besaran setoran awal tergantung pada marketplace yang digunakan, misalnya Indodax membutuhkan setoran sekitar 500 ribu Rupiah.

Beli Aset Crypto

Lakukan riset sebelum membeli aset crypto di marketplace. Proyek yang bagus dan prospektif biasanya memiliki nilai aset yang lebih tinggi.

Simpan di Wallet Crypto

Simpan aset crypto di wallet digital. Wallet ini bisa dikelola sendiri atau melalui exchange. Menyimpan di wallet exchange lebih praktis tapi risikonya lebih tinggi karena bisa dibobol. Menyimpan di wallet pribadi lebih aman tetapi kurang praktis dan mungkin memerlukan biaya ekstra saat bertransaksi.

Jangan Buru-Buru Menjual

Jika harga aset crypto yang Anda beli turun, jangan panik dan buru-buru menjual. Anda bisa membelinya lagi dengan harga lebih rendah untuk mendapatkan harga rata-rata yang lebih rendah. Perhatikan performanya dan jual saat harga mulai naik.

Lihat Situasi untuk Memindahkan Aset Investasi

Jika trading crypto tidak menguntungkan, perhatikan situasi pasar. Jika pasar sedang lesu dan diperkirakan akan terus menurun, pertimbangkan untuk menarik seluruh aset crypto Anda untuk menghindari kerugian lebih lanjut. Jika masih ingin berinvestasi, cek instrumen lain seperti reksadana atau simpanan emas.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda bisa mulai berinvestasi dan trading crypto dengan lebih bijak dan terhindar dari risiko yang tidak perlu.

Share: Facebook Twitter Linkedin
July 10, 2024 admin

Ingin Beli Aset Kripto? Pahami Pengertian, Fungsi, dan Risikonya

Ingin Beli Aset Kripto? Pahami Pengertian, Fungsi, dan Risikonya

https://digtif.com/ – Beberapa tahun terakhir, perbincangan mengenai aset kripto semakin marak. Popularitas aset kripto melonjak salah satunya karena banyaknya sosok berpengaruh yang mempromosikan jenis token pilihannya sebagai investasi masa depan. Keunikan aset kripto sering diberitakan sebagai faktor yang dapat menghadirkan keuntungan besar bagi para investor. Namun, di balik potensi keuntungan tersebut, terdapat risiko yang harus dipahami secara lebih dalam. Jadi, apa itu aset kripto sebenarnya?

Pengertian dan Fungsi Aset Kripto

Secara umum, aset kripto atau cryptocurrency adalah mata uang digital. Tujuan utamanya adalah sebagai alat tukar untuk transaksi yang dilakukan secara online. Keamanan transaksi mata uang kripto, baik itu jual beli aset maupun penggunaan mata uang kripto tersebut, dilindungi oleh kriptografi atau sandi rahasia.

Proses transaksi biasanya dilakukan secara peer to peer, yang menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya di internet tanpa adanya server. Dengan kata lain, para pemilik cryptocurrency bebas bertransaksi dengan siapa pun tanpa pihak ketiga yang mengatur perputarannya. Meskipun begitu, segala bentuk transaksi tetap dicatat dan dipantau oleh jaringan aset kripto yang dikenal dengan blockchain.

Blockchain adalah sistem komputasi yang mendasari terbentuknya aset kripto saat ini. Fungsinya mencatat dan mendistribusikan informasi transaksi yang terjadi di seluruh dunia kepada pemilik mata uang kripto. Informasi tersebut bersifat rahasia dan hanya memunculkan kode sebagai identitas pelaku transaksi.

Perkembangan Aset Kripto

Menurut sejarahnya, mata uang kripto mulai dikembangkan sejak tahun 1983 oleh David Chaum di Amerika Serikat – https://biganimal.xyz/. David Chaum memperkenalkan uang elektronik kriptografi yang mulai digunakan pada tahun 1995 dengan terciptanya Digicash. Namun, pada saat itu, orang yang ingin bertransaksi harus memiliki perangkat keras maupun lunak khusus, yang membatasi penggunaannya.

Pada tahun 2009, Satoshi Nakamoto memperkenalkan Bitcoin sebagai mata uang kripto pertama yang terdesentralisasi. Hal ini memungkinkan Bitcoin digunakan di berbagai platform tanpa perangkat khusus, kecuali jaringan internet. Penerimaan Bitcoin di berbagai platform digital membuka jalan bagi munculnya aset kripto lainnya hingga saat ini.

Peraturan Aset Kripto di Indonesia

Di Indonesia, aset kripto tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Namun, investasi aset kripto diperbolehkan. Hal ini dijelaskan dalam Surat Menko Perekonomian Nomor S-302/M.EKON/09/2018 tentang Tindak Lanjut Pelaksanaan Rakor Pengaturan Aset Kripto (Crypto Asset) Sebagai Komoditi yang Diperdagangkan di Bursa Berjangka.

Berdasarkan surat tersebut, aset kripto dianggap sebagai komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka. Pertimbangan ini diambil berdasarkan potensi investasi besar yang dapat membantu perkembangan ekonomi Indonesia. Investasi aset kripto diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Dengan memahami pengertian, fungsi, dan risiko aset kripto, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih bijak dan terinformasi.

Share: Facebook Twitter Linkedin
July 10, 2024 admin

Yuk Mengenal FinTech! Keuangan Digital yang Tengah Naik Daun

Yuk Mengenal FinTech! Keuangan Digital yang Tengah Naik Daun

https://digtif.com/ – Halo sobat digtif, era digital saat ini diwarnai dengan munculnya perusahaan-perusahaan baru yang memanfaatkan perkembangan teknologi. Perusahaan-perusahaan baru ini disebut dengan perusahaan rintisan atau startup. Startup adalah perusahaan yang baru berdiri atau masih dalam tahap merintis, umumnya bergerak di bidang teknologi dan informasi di internet. Oleh karena itu, istilah startup tidak berlaku untuk semua bidang usaha.

Pergerakan startup di Indonesia terus mengalami perkembangan yang pesat. Jenis startup dibedakan menjadi dua, yaitu e-commerce dan Financial Technology (FinTech). E-commerce menyediakan platform jual beli online, sedangkan FinTech berfokus pada inovasi di bidang jasa keuangan dengan sentuhan teknologi modern. E-commerce dan FinTech saling bersinergi, di mana e-commerce sebagai platform jual beli dan FinTech membantu proses pembayaran menjadi lebih mudah dan diterima oleh masyarakat luas.

Apa Itu FinTech?

FinTech adalah salah satu alternatif berinvestasi yang menghadirkan pilihan bagi Sobat digtifyang ingin mengakses layanan jasa keuangan secara praktis, efisien, nyaman, dan ekonomis. Keberadaan FinTech sangat memengaruhi gaya hidup masyarakat ekonomi. Perpaduan antara efektivitas dan teknologi memiliki dampak positif bagi masyarakat pada umumnya.

Manfaat FinTech di Lingkungan Masyarakat

  1. Mendukung Perkembangan Startup: FinTech membantu perluasan lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mendukung startup teknologi.
  2. Meningkatkan Taraf Hidup: FinTech menjangkau masyarakat yang tidak dapat dijangkau oleh perbankan konvensional, membantu mereka memperoleh layanan keuangan.
  3. Meningkatkan Penjualan E-commerce: Kemudahan yang ditawarkan oleh FinTech meningkatkan transaksi dan penjualan di e-commerce.
  4. Menurunkan Bunga Pinjaman: FinTech menawarkan pinjaman dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan perbankan konvensional.

Pertumbuhan Pengguna FinTech

Pengguna FinTech di Indonesia terus meningkat. Berdasarkan data dari World Bank, pengguna FinTech yang awalnya 7% pada tahun 2007, berkembang menjadi 20% pada tahun 2011, meningkat menjadi 36% pada tahun 2014, dan mencapai 78% pada tahun 2017. Pada tahun 2017, terdapat sekitar 135-140 perusahaan FinTech di Indonesia dengan total nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp 202,77 Triliun.

Jenis-Jenis FinTech di Indonesia

  1. Crowdfunding: Penggalangan dana untuk inisiatif atau program sosial. Contoh: https://biganimal.xyz/
  2. Microfinancing: Menyediakan layanan keuangan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Contoh: Amartha
  3. P2P Lending Service: Memudahkan masyarakat meminjam uang tanpa proses yang berbelit-belit. Contoh: AwanTunai
  4. Market Comparison: Membandingkan produk keuangan dari berbagai penyedia jasa dan berfungsi sebagai perencana finansial.
  5. Digital Payment System: Menyediakan layanan pembayaran tagihan seperti pulsa, kartu kredit, dan token listrik PLN. Contoh: Payfazz

Kesimpulan

Bagaimana Sobat digtif? Siapkah kamu menghadapi peralihan hidup yang serba online ini? Dinamika teknologi ini bisa menjadi peluang sekaligus tantangan bagi industri keuangan. Yuk, digtif uangmu dengan bijak. Cerdas mengelola, masa depan sejahtera!

Share: Facebook Twitter Linkedin
July 10, 2024 admin

Laporan Keuangan Sederhana – Cara Membuat dan Contohnya

Ilmu dan Teknologi Pangan

https://digtif.com/ – Ilmu dan Teknologi Pangan adalah disiplin ilmu yang mempelajari semua aspek terkait pangan, mulai dari aspek fisik, biologis, hingga kimiawi. Selain itu, bidang ini juga mencakup proses pengolahan bahan pangan pascapanen menjadi makanan yang siap dikonsumsi.

Kenapa Harus Memilih Jurusan ini?

  1. Permintaan Tinggi di Industri Pangan: Lulusan Ilmu dan Teknologi Pangan sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan di industri pangan, terutama di bagian penelitian dan pengembangan (research and development).
  2. Kesempatan Kerja di Instansi Pemerintah: Anda juga bisa bekerja di instansi pemerintah seperti BPOM, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian.
  3. Peluang Berwirausaha: Bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah bisa menjadi modal berharga untuk berwirausaha, misalnya membuat berbagai produk pangan yang aman untuk dikonsumsi masyarakat.
  4. Peran Penting dalam Produksi: Sarjana teknologi pangan memiliki peran penting dalam kegiatan produksi, seperti menjadi pengawas mutu produk. Pekerjaan ini sangat penting di industri pangan.
  5. Kesempatan untuk Bereksperimen: Jika Anda suka bereksperimen, Anda bisa mengembangkan metode baru untuk proses produksi pangan. Ketika berhasil menciptakan metode baru, Anda bisa dikenal di kalangan akademisi.

Prospek Kerja

Lulusan Ilmu dan Teknologi Pangan memiliki prospek kerja yang bervariasi dari link https://biganimal.xyz/. Umumnya, perusahaan pangan membutuhkan lulusan ini untuk memperkuat tim penjamin mutu dan tim pengembangan produk. Rata-rata gaji awal lulusan Ilmu dan Teknologi Pangan berkisar Rp4.000.000, tergantung kemampuan, pengalaman, lokasi kerja, dan tingkat posisi yang dimasuki. Jenjang karier yang ditawarkan juga cukup menjanjikan. Berikut beberapa pilihan karier yang bisa dicoba:

  • Bagian Operasional dan Logistik
  • Product Manager
  • Bagian Pengendalian Mutu Produk dan Kesehatan
  • Market Researcher
  • Peneliti Bioteknologi
  • Bagian Perencanaan, Pengembangan, dan Penelitian Produk Bioteknologi
  • Ahli Diet (Dietitian)
  • Dosen
  • Research And Development (RnD)
  • Quality Assurance (QA) & Quality Control (QC)

Dengan memilih jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Anda membuka berbagai peluang karier yang menjanjikan baik di sektor swasta maupun pemerintah.

Share: Facebook Twitter Linkedin
July 1, 2024 admin

Solusi Transaksi Online yang Aman dan Efisien

Payment Gateway: Solusi Transaksi Online yang Aman dan Efisien
Payment gateway adalah sebuah layanan yang berfungsi untuk memfasilitasi transaksi pembayaran online antara pemilik bisnis dan pelanggan mereka. Dengan adanya payment gateway, proses data transaksi dapat dilakukan dengan lebih aman dan lancar, memastikan bahwa setiap pembayaran dapat diproses tanpa hambatan.

Layanan ini memungkinkan para pemilik bisnis untuk mengelola berbagai metode pembayaran melalui satu platform terpadu. Misalnya, mereka dapat menerima pembayaran melalui kartu debit, kartu kredit, transfer bank, e-wallet, hingga QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Fleksibilitas ini memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk memilih metode pembayaran yang sesuai dengan preferensi mereka.

Kemudahan dalam Mengelola API Payment

Salah satu keunggulan utama dari payment gateway adalah kemampuannya untuk mengintegrasikan berbagai API payment. Hal ini memungkinkan bisnis untuk menerima berbagai jenis pembayaran tanpa perlu beralih antar platform yang berbeda. Misalnya, dengan menggunakan satu payment gateway, bisnis dapat mengatur pembayaran melalui kartu kredit, e-wallet, dan transfer bank secara bersamaan. Ini tidak hanya mempermudah manajemen transaksi tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional.

Meningkatkan Keamanan Transaksi Online
Keamanan adalah salah satu aspek paling kritis dalam transaksi online. Payment gateway membantu mengurangi risiko penipuan dengan menyediakan sistem keamanan yang canggih. Setiap transaksi yang dilakukan melalui payment gateway akan dienkripsi, sehingga data sensitif seperti nomor kartu kredit atau informasi bank pelanggan terlindungi dari akses yang tidak sah. Selain itu, banyak payment gateway yang dilengkapi dengan fitur deteksi penipuan, yang dapat mengidentifikasi dan mencegah transaksi mencurigakan sebelum terjadi.

Memberikan Fleksibilitas kepada Pelanggan
Dalam dunia digital yang serba cepat, pelanggan mencari kemudahan dan fleksibilitas dalam melakukan pembayaran. Payment gateway memberikan berbagai opsi pembayaran yang dapat dipilih oleh pelanggan sesuai dengan preferensi mereka. Misalnya, beberapa pelanggan mungkin lebih nyaman menggunakan kartu kredit, sementara yang lain lebih suka menggunakan e-wallet atau transfer bank. Dengan menyediakan berbagai pilihan pembayaran, bisnis dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan potensi penjualan.

Manfaat Penggunaan Payment Gateway bagi Bisnis – Solusi Transaksi Online yang Aman dan Efisien

Penggunaan payment gateway tidak hanya menguntungkan bagi pelanggan tetapi juga bagi bisnis itu sendiri. Berikut adalah beberapa manfaat utama yang dapat diperoleh bisnis dari penggunaan payment gateway:

Proses Pembayaran yang Cepat dan Mudah: Payment gateway menyederhanakan proses pembayaran, memungkinkan transaksi selesai dalam hitungan detik. Hal ini membantu meningkatkan kepuasan pelanggan karena mereka tidak perlu menunggu lama untuk menyelesaikan pembayaran.

Mengurangi Biaya Operasional: Dengan menggabungkan berbagai metode pembayaran dalam satu platform, bisnis dapat mengurangi biaya operasional yang terkait dengan pengelolaan pembayaran. Ini termasuk biaya administrasi dan biaya pengembangan untuk integrasi pembayaran.

Share: Facebook Twitter Linkedin